PUSDAI (Pusat Dakwah Islam) Bandung

PUSDAI (Pusat Dakwah Islam) Bandung

PUSDAI (Pusat Dakwah Islam) Bandung

Profil Pusdai

Pusdai adalah lembaga dakwah di bawah naungan pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pusdai singkatan dari Pusat Dakwah Islam dan dikenal dengan sebutan Pusdai Jabar.

Pusdai secara fisik adalah bangunan masjid –Masjid Pusdai Jabar. Namun sebagai lembaga, Pusdai adalah lembaga dakwah atas fasilitas Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjadi sentral pemrograman, pembinaan, dan pengembangan syiar Islam di wilayah Jawa Barat. Lembaga ini -–bersama Masjid At-Ta’wun Puncak Bogor dan Gedung Bale Asri-– berada di bawah kendali Yayasan Darma Asri (d/h Yayasan Dharma Bhakti), sebuah yayasan yang berada di bawah naungan Pemprov Jabar.

Dalam struktur organisasi, Pusdai dipimpin oleh seorang Direktur (kini dijabat oleh Drs. H. Zaenal Abidin, M.Ag) yang membawahkan empat bidang: Bidang Kajian Informasi dan Kemasyarakatan (KIK), Bidang Administrasi dan Keuangan (Adkeu), Bidang Pelayanan Ibadah dan Haji (PIH), serta Bidang Pendidikan dan Dakwah (Dikda).

Masjid Pusdai adalah bangunan utama di Kompleks Pusdai. Di sekeliling masjid terdapat berbagai ruang –termasuk ruang seminar, perpustakaan, dan sebagainya– sebagai kantor pengurus dan aktivis Pusdai.

Kompleks Pusdai berada di Jln. Diponegoro 63 Bandung, tak jauh dari Gedung Sate dan Lapaangan Gasibu Bandung, dan Kompleks Pusdai bersebelahan dengan Gedung RRI Bandung.

Gagasan pendirian Pusdai tercetus tahun 1978. Keputusan pembangunannya sendiri baru disetujui pada era 80-an. Rumitnya faktor pembebasan tanah seluas 4,5 Ha membuat pembangunan Pusdai baru bisa dimulai sekitar tahun 1992. Setelah sempat terhenti beberapa kali, akhirnya pembangunan PUSDAI Jabar rampung pada tahun 1997.

Salah satu sarana unik yang ada di sini adalah galeri AI Qur’an Mushaf Sundawi yang berada di bagian timur bangunan. Al Qur’an ini dibuat dengan tulisan yang diperkaya dengan motif-motif Islami khas Sunda, seperti misalnya motif batik Sunda dan motif tanaman-tanaman khas Jawa Barat.

Selain menyelenggarakan berbagai aktivitas ibadah sejumlah kegiatan lainnya rutin diselenggarakan oleh Pusdai, di antaranya adalah kuliah dhuha tiap hari Ahad di ruang seminar (09.00-10.30 WIB), kursus berbagai bahasa asing, kajian tafsir, diskusi keislaman, dan seminar, dan sebagainya .

Mengunjungi masjid-masjid di bulan Ramadhan meninggalkan kesan tersendiri. Bisa ikut merasakan keteduhan di dalamnya, menyaksikan bocah-bocah yang hilir mudik tak mau diam saat mengikuti pesantren kilat, menyimak kultum sejenak seusai shalat fardhu, dan kegiatan keagamaan lainnya adalah ragam aktivitas masjid yang bisa kita lihat dan rasakan saat datang bulan suci.

Jalan-jalan saya pada Ramadhan kali ini pun akan lebih condong ke arah tema-tema yang berkaitan dengan bulan tersebut. Salah satunya tentang “Jelajah Masjid di Bandung Raya.” Lokasi perdana yang saya kunjungi adalah PUSDAI (Pusat Dakwah Islam) Jawa Barat.

Suasana PUSDAI pada Sabtu (14/9) sore (indrakh)”

Sarana ibadah yang dikelola pemerintah Jawa Barat ini terletak di Jl. Diponegoro 63 Bandung, tak jauh dari Gedung Sate yang menjadi tempat pusat pemerintahan provinsi. Gagasan pendirian PUSDAI ini konon telah tercetus sejak tahun 1978. Keputusan pembangunannya sendiri baru disetujui di era 80-an. Rumitnya faktor pembebasan tanah seluas 4,5 Ha membuat pembangunan PUSDAI baru bisa dimulai sekitar tahun 1992. Setelah sempat terhenti beberapa kali, akhirnya pembangunan PUSDAI Jabar rampung pada tahun 1997.

Bangunan PUSDAI yang bersebelahan dengan RRI (Radio Republik Indonesia) Bandung ini dirancang oleh arsitek Slamet Wirasonjaya. Masjid dua lantai dan dilengkapi satu menara ini dapat menampung sekitar 4000 jamaah. Bentuk kubah pada masjid ini berbeda dengan kubah pada umumnya, Masjid PUSDAI memiliki ciri khas kubah berbentuk atap kayu simpang susun bertingkat. Rangka atapnya menggunakan struktur baja.

Bagian dalam Masjid PUSDAI (indrakh)”

Interior masjid didominasi oleh batu marmer dan profil kayu serta dihiasi dengan sejumlah tulisan kaligrafi dengan hiasan motif etnis di beberapa bagian. Bagian mihrab yang dihiasi ornamen kayu dibuat leluasa dengan luas lebih kurang 30m2. Sayangnya penataan perangkat sound system di masjid ini masih kurang bagus, sehingga tidak semua bagian masjid dapat menerima suara dengan jelas (terlalu banyak gaung).

Selain bangunan utama masjid, PUSDAI ini dilengkapi pula dengan berbagai sarana untuk kepentingan syiar ummat diantaranya adalah Plaza, ruangan seminar besar dan kecil, perpustakaan elektronik, pusat bahasa, auditorium, Galeri Al Qur’an dan Laboratorium Al Qur’an, klinik kesehatan, kafetaria, dan area parkir yang luas. Koneksi antara bangunan satu dan lainnya dihubungkan oleh sejumlah koridor yang berfungsi untuk melindungi jamaah dari panas dan hujan.

Salah satu sarana unik yang ada di sini adalah galeri AI Qur’an mushaf sundawi yang berada di bagian timur bangunan. Al Qur’an ini dibuat dengan tulisan yang diperkaya dengan motif-motif Islami khas Sunda, seperti misalnya motif batik Sunda dan motif tanaman-tanaman khas Jawa Barat.

“Tampak depan Plaza PUSDAI (indrakh)”

Selain menyelenggarakan berbagai aktivitas ibadah sejumlah kegiatan lainnya rutin diselenggarakan oleh PUSDAI, diantaranya adalah kursus jurnalistik, kuliah dhuha, public speaking, kursus berbagai bahasa asing, kajian tafsir, dan seminar keagamaan.

Untuk mengakses Masjid ini relatif mudah. Lokasinya terletak kurang lebih 1 km menuju arah timur dari lapangan Gasibu. Tempat ibadah ini juga mudah dijangkau pula oleh para wisatawan lokal yang kebetulan sedang mengunjungi Museum Geologi atau berbelanja di berbagai factory outlet di sekitar Bandung Utara, khususnya Dago dan Diponegoro.

Sejumlah rute angkutan kota maupun bis kota melewati PUSDAI, diantaranya diantaranya adalah: Cicaheum-Ciwastra, Riung Bandung-Dago, Cicaheum-Ciroyom, Cicaheum-Ledeng, ST Hall-Sadang Serang, Caringin-Dago, Gedebage-Awiligar, dan bis kota jurusan Dipatiukur-Jatinangor.

Sedikit informasi tentang PUSDAI semoga bisa membantu bagi Anda yang membutuhkan. Jadi bila di bulan Ramadhan ini diantara Anda ada yang berminat berwisata religi ke kota Bandung, maka jangan ragu untuk menjadikan masjid PUSDAI sebagai salah satu pilihan lokasi. Mari!

 

About Admin

Nama : F-Trans Tourism Transport Alamat : Jl.Sarimanah No.67 Sarijadi Bandung Office : F-Trans Tourism Transport ( Jl.Sarimanah No.67 Sarijadi Bandung ) FB : Ftrans.Bandung Tweet : @pajajarantravel YM : Pajajarantravel Pin : 2AD3060E No. Tlp : 081281889889 website: http://www.pajajarantravel.com http://www.elfbandung.com http://www.paketbandung.com
This entry was posted in Wisata Religi. Bookmark the permalink.

Comments are closed.